Pantau Wisatawan, Polda Banten Dirikan 8 Pos Penyekatan

- Sabtu, 15 Mei 2021 | 11:38 WIB
Ilustrasi titik pemeriksaan prokes. (ayobandung)
Ilustrasi titik pemeriksaan prokes. (ayobandung)

SERANG, AYOBANTEN.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Banten mendirikan delapan pos penyekatan untuk melakukan pemeriksaan masyarakat dari luar daerah. Pos-pos tersebut didirikan agar masyarakat yang datang ke objek wisata tidak menularkan Covid-19.

"Kami minta petugas dapat mengantisipasi lonjakan wisatawan," kata Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari, di Serang, Sabtu 15 Mei 2021.

Kapasitas lokasi wisata harus dibatasi dan tidak boleh terjadi kerumunan massa. Pengunjung juga wajib menerapkan protokol kesehatan dan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Para wisatawan yang hendak mengunjungi wisata pantai, wisata alam, dan wisata religius harus menaati protokol kesehatan guna mencegah pandemi Covid-19. Begitu juga pengelola wisata kepada karyawannya bisa menerapkan prokes dan 3M serta menyediakan sarana mencuci tangan serta menindak pengunjung yang tidak memakai masker.

Selain itu, petugas di pos penyekatan dapat mengantisipasi wisatawan dari luar wilayah Banten, sebab tidak tertutup kemungkinan terdapat pengunjung dari Jakarta dan Jawa Barat. Potensi wisata pesisir pantai Banten menjadi solusi bagi warga luar daerah untuk merayakan liburan Lebaran 1442 Hijriah.

"Kami berharap petugas bertindak terhadap wisatawan dari luar wilayah Banten untuk putar balik," kata Ery menegaskan.

Menurut dia, pihaknya tetap membatasi wisatawan agar tidak terjadi peningkatan pengunjung yang berpotensi terjadi kerumunan massa dan berpeluang menyebarkan penyakit yang mematikan itu. Pengunjung kawasan wisata dibatasi 50 persen dan jika melebihi 50 persen maka dilakukan penutupan.

Kebijakan pembatasan itu merupakan keputusan bersama dan sudah ada aturannya untuk mencegah pandemi Covid-19. Para wisatawan yang boleh mengunjungi lokasi wisata hanya masyarakat Banten. Warga dari luar daerah dilarang masuk ke kawasan wisata di Banten.

"Kami memberlakukan penyekatan itu, masyarakat dari Jakarta atau luar daerah Banten tidak boleh berwisata ke sini. Kami hanya mengamankan untuk wisata lokal saja," jelas Ery.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Stok Kedelai di Kabupaten Serang Disebut Melimpah

Kamis, 14 Januari 2021 | 07:55 WIB

Bus Arimbi Terbakar di Tol Tangerang-Merak

Selasa, 12 Januari 2021 | 07:45 WIB

Klaster Perkawinan Sebabkan Kasus Covid-19 Baru

Rabu, 6 Januari 2021 | 08:41 WIB

Pasien Covid-19 di Kota Serang Tembus Serib

Selasa, 5 Januari 2021 | 07:56 WIB

Kasus Narkoba dan Laka Lantas di Serang Meningkat

Kamis, 31 Desember 2020 | 07:52 WIB

Gubernur Banten Perpanjang PSBB 1 Bulan

Senin, 21 Desember 2020 | 08:56 WIB

Pengamanan Nataru 2021 Tetap Berpedoman Pada Prokes

Rabu, 16 Desember 2020 | 09:15 WIB

Selama Pandemi, 3.304 Wanita di Serang Resmi Menjanda

Selasa, 15 Desember 2020 | 11:35 WIB

Pemkot Serang Ajak Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Senin, 30 November 2020 | 08:37 WIB

Terpopuler

X