Pemprov Banten Dinilai Serius Tanggulangi Pandemi Covid-19

- Kamis, 11 Februari 2021 | 19:05 WIB
Ilustrasi. (Nghi Nguyen dari Pixabay )
Ilustrasi. (Nghi Nguyen dari Pixabay )

SERANG, AYOBANTEN.COM -- Hasil survei lembaga Dimensi Research & Consulting menyebutkan, mayoritas warga Banten mengakui kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Meski sampai saat ini masih terjadi penambahan kasus, tetapi perhatian pemerintah Banten dalam mencegah penyebaran virus dan menangani dampaknya tak dapat dielakkan. Indikasinya, terdapat sebanyak 79,1 persen publik yang menilai perhatian terkait Covid-19 sejauh ini cukup besar.

“Hanya 18,4 persen yang menyatakan kecil. Artinya, publik Banten menangkap dengan baik keseriusan pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Wahidin Halim mengatasi pandemi,” kata Direktur Riset Mohalli Ahmad dalam siaran persnya, Kamis (11/2).

Ia menyatakan, keseriusan tersebut tampak dari strategi dan langkah-langkah kebijakan yang telah dijalankan Pemprov Banten. Kebijakan itu terekam di benak publik mulai dari penerapan protokol kesehatan (3M), pelacakan kasus (3T), pemberlakuan PSBB sejak April 2020, realokasi dan refocusing anggaran, hingga yang terbaru Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Mengenai kebijakan PSBB, misalnya. Publik tidak hanya aware dengan kebijakan tersebut melainkan juga memberi sikap dukungan,” terangnya.

Tingkat dukungan publik, sambungnya, bahkan mencapai 72 persen. Sementara yang tidak mendukung hanya 18,4 persen. Sikap itu relatif tidak berubah, meski kecenderungannya menurun, ketika kebijakan PSBB terus diperpanjang hingga Januari 2021. Mereka yang setuju sebesar 60,2 persen, tidak setuju 33,6 persen, dan 6,1 persen lainnya tidak menjawab.

Begitu pula mengenai kebijakan program jaring pengamanan sosial (social safety net) berupa bantuan bagi warga yang terdampak Covid-19. Survei ini menemukan fakta, sebanyak 65,5 persen warga Banten mengaku pernah mendapatkan bantuan Covid-19. Sedangkan mereka yang rutin mendapatkan bantuan setiap bulan sebanyak 8,9 persen.

“Konteks pertanyaan bantuan ini umum, tanpa menyebut spesifik bantuan Pemerintah Provinsi. Tetapi Pemprov Banten sebagai wakil pemerintah pusat punya peran besar memastikan agar semua bantuan terkoordinasi dan tepat sasaran,” urainya.

Sementara itu, dari segi tingkat keberhasilan strategi pemerintah provinsi khususnya dalam mencegah penyebaran Covid-19, hasil survei Dimensi menemukan fakta menarik. Lebih dari separuh responden (54,1 persen) menilai strategi itu berhasil. Namun begitu, terdapat 33,4 persen yang menjawab “biasa saja”, 7,6 persen menyatakan “tidak berhasil”, dan 3,0 persen sisanya tidak menjawab.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Stok Kedelai di Kabupaten Serang Disebut Melimpah

Kamis, 14 Januari 2021 | 07:55 WIB

Bus Arimbi Terbakar di Tol Tangerang-Merak

Selasa, 12 Januari 2021 | 07:45 WIB

Klaster Perkawinan Sebabkan Kasus Covid-19 Baru

Rabu, 6 Januari 2021 | 08:41 WIB

Pasien Covid-19 di Kota Serang Tembus Serib

Selasa, 5 Januari 2021 | 07:56 WIB

Kasus Narkoba dan Laka Lantas di Serang Meningkat

Kamis, 31 Desember 2020 | 07:52 WIB

Gubernur Banten Perpanjang PSBB 1 Bulan

Senin, 21 Desember 2020 | 08:56 WIB

Pengamanan Nataru 2021 Tetap Berpedoman Pada Prokes

Rabu, 16 Desember 2020 | 09:15 WIB

Selama Pandemi, 3.304 Wanita di Serang Resmi Menjanda

Selasa, 15 Desember 2020 | 11:35 WIB

Pemkot Serang Ajak Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Senin, 30 November 2020 | 08:37 WIB

Terpopuler

X