Ribuan Yatim Piatu Jadi Korban Santunan Bodong

- Rabu, 15 Juli 2020 | 09:12 WIB
Para anak yatim piatu saat ikut kegiatan santunan di Masjid Jami'atul Iqro di Kampung Laba, Desa Cikondang, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, Minggu (12/7/2020). [Ist]
Para anak yatim piatu saat ikut kegiatan santunan di Masjid Jami'atul Iqro di Kampung Laba, Desa Cikondang, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, Minggu (12/7/2020). [Ist]

PANDEGLANG, AYOBANTEN.COM -- Jajaran Polsek Labuan, Kabupaten Pandeglang Banten masih melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) terkait adanya dugaan santunan bodong terhadap ribuan anak yatim-piatu di wilayah hukumnya.

Hal tersebut guna mencari motif pelaku dalam kegiatan yang berujung penelantaran dan kelaparan yang dialami ribuan anak yatim-piatu.

Kapolsek Labuan Kompol Nono Hartono mengaku setelah mendapatkan informasi adanya kegiatan tersebut anggota sudah terjun ke lokasi. Diketahui donatur kegiatan tersebut adalah AA warga Kecamatan Panimbang.

Saat kegiatan AA tak datang ke lokasi, membuat EJ sebagai tuan rumah kebingungan karena di lokasi pembagian yang berlokasi di Masjid Jami'atul Iqro di Kampung Laba, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, sudah dipenuhi anak yatim. Akhirnya EJ keluar bermaksud menyusul AA. Namun hingga sore EJ juga sama-sama menghilang.

"(Waktu itu) masyarakat sudah berkumpul dari berbagai tempat, namun ditunggu sampai dzuhur donatur bernama AA itu tidak muncul. Sehingga tuan rumah kebingungan dia pergi mencari orang tersebut katanya mau menyusul namun ditunggu sampai sore tidak datang juga," kata Nono dikonfirmasi di kantornya, Selasa (14/7/2020).

Nono juga membenarkan awalnya instansinya juga tidak mendapatkan pemberitahuan terkait kegiatan tersebut. Menurutnya, warga yang hadir kecewa karena tanpa adanya kejelasan hingga mereka kembali pulang.

Dari kejadian itu lanjut Nono, anggotanya sudah melakukan Pulbaket serta investigasi, sayang hingga saat ini keterangan belum lengkap lantaran warga setempat tidak banyak mengetahui adanya kegiatan tersebut.

Ditambah lagi baik AA mau pun EJ hingga kini belum diketahui keberadaanya pasca kegiatan tersebut.

"Kami dari kepolisian melakukan Pulbaket dan investigasi di lapangan, namun sampai saat ini keterangannya belum begitu jelas karena memang tidak banyak warga sekitar yang tahu. Terus EJ selaku tuan rumah juga tidak ada, walaupun anggota saya sudah ke sana,"terangnya.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Covid-19 di Pandeglang Makin Parah

Jumat, 8 Januari 2021 | 09:07 WIB

Banten Masih Kekurangan 68 Ribu Vaksin Covid-19

Selasa, 5 Januari 2021 | 07:58 WIB

Ini Jadwal Debat Paslon Pilkada Pandeglang

Kamis, 19 November 2020 | 09:15 WIB

Kakek-Cucu Tewas Terbakar saat Main HP dan Nonton TV

Senin, 9 November 2020 | 08:44 WIB

Anak Perusahaan Antam PHK Ratusan Karyawan

Rabu, 22 Juli 2020 | 09:22 WIB

Ribuan Yatim Piatu Jadi Korban Santunan Bodong

Rabu, 15 Juli 2020 | 09:12 WIB

Korban Tsunami Banten Blokir Jalan

Jumat, 3 Juli 2020 | 09:00 WIB

Terpopuler

X