Resilien Sepanjang 2020, bank bjb Targetkan Tumbuh Positif di 2021

- Rabu, 21 April 2021 | 19:47 WIB
Direktur Keungan bank bjb Nia Kania dalam webinar bertajuk Know Your Company yang diselenggarakan Mandiri Sekuritas, Selasa 20 April 2021. (istimewa)
Direktur Keungan bank bjb Nia Kania dalam webinar bertajuk Know Your Company yang diselenggarakan Mandiri Sekuritas, Selasa 20 April 2021. (istimewa)

BANDUNG, AYOBANTEN.COM -- bank bjb merupakan salah satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia yang mencatatkan performa baik di masa pandemi sepanjang 2020. Hal tersebut di antaranya tercermin dari pertumbuhan positif berbagai aspek, mulai dari total aset, Dana Pihak Ketiga (DPK), total kredit, hingga Non-Performing Loan (NPL) yang senantiasa terjaga di angka rendah.

Direktur Keungan bank bjb Nia Kania mengatakan, hal tersebut dikarenakan bank bjb memiliki model bisnis yang telah teruji melampaui berbagai kondisi krisis--mulai dari krisis 1998, 2008, hingga pandemi 2020--dan terus diterapkan hingga saat ini. Meskipun di 2020 industri perbankan secara umum mendapat tekanan khususnya pada rentabilitas dan kualitas kredit, secara umum angka konsolidasi total aset bank bjb tumbuh 14% di 2020, menjadi Rp140,9 triliun.

"Hal tersebut berada di atas industri perbankan nasional yang tumbuh 7,18% dan kelompok BPD yang tumbuh 6,64% selama 2020," ungkap Nia dalam webinar bertajuk Know Your Company yang diselenggarakan Mandiri Sekuritas, Selasa 20 April 2021.

Selain itu, Nia memaparkan, pertumbuhan positif juga terlihat dari total DPK yang tumbuh sebesar 19,15% menjadi Rp106,5 triliun, total kredit yang tumbuh sebesar 9,08% menjadi Rp95,2 triliun, dan NPL yang masih berada di level baik, yakni 1,4%. Keseluruhan aspek di atas tumbuh di atas rata-rata perbankan nasional dan kelompok BPD sepanjang 2020.

"Selain itu rentabilitas atas kinerja bjb juga menunjukan angka positif, dimana nett interest income tumbuh positif sebesar 6,8% year-on-year menjadi Rp6,5 triliun, nett income tumbuh 8% year-on-year menjadi Rp169 triliun, dan nett interest margin di angka 5,4%," ungkapnya.

Dengan besarnya likuiditas yang tersedia, Nia mengatakan, sepanjang 2020 bank bjb juga mengoptimalkan return melalui surat berharga yang telah mendorong peningkatan gain on financial statemet sebesar 488,6% atau setara 474 M. Dari sisi rasio, return on equity (ROE) bank bjb masih terjaga di angka 14,3% , yang bahkan lebih baik dibanding 2019 yakni sebesar 13%.

"Hal ini merupakan pencapaian bank bjb yang luar biasa sepanjang 2020," ungkapnya.

Oleh karena prestasi tersebut, bank bjb diganjar sejumlah penghargaan sepanjang 2020, meliputi predikat The Most Resilience Bank in Pandemic versi Bisnis Indonesia Award 2020, serta The Best Bank of 2020 kategori Regional Development Bank Buku III Majalah Investor. Total, terdapat 56 penghargaan yang telah diraih bank bjb.  

Berbekal strategi yang berhasil menghantarkan bank bjb menjadi bank resilien selama pandemi, di 2021 bank bjb juga menargetkan pertumbuhan yang positif di seluruh aspek. Nia memaparkan sejumlah target yang akan berupaya dicapai di tahun ini. 

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Citarum Menuju Jernih, bank bjb Tebar Benih

Kamis, 14 Januari 2021 | 17:31 WIB

Selama Natal dan Tahun Baru, BTN Siapkan Uang Triliunan

Selasa, 22 Desember 2020 | 11:18 WIB

bank bjb Serahkan Dukungan Program Bantuan kepada BNPB

Jumat, 18 Desember 2020 | 07:34 WIB

bank bjb Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Award 2020

Senin, 14 Desember 2020 | 21:09 WIB

Pemerintah Tambah Stimulus Perumahan

Minggu, 13 Desember 2020 | 20:12 WIB

bank bjb jadi Finalis UPG Terbaik 2020 KPK

Kamis, 10 Desember 2020 | 18:02 WIB

BTN Gelar Promo Suku Bunga KPR mulai 4,44%

Kamis, 10 Desember 2020 | 16:30 WIB

Banjir Keseruan dan Hadiah Ramaikan bjb Boba Ride

Senin, 7 Desember 2020 | 16:47 WIB

Terpopuler

X